Adat BudayaCerita RakyatKesenianPariwisataSejarah

Situs Klinterejo Mojokerto

Lokasi Situs Klinterejo

Situs Klinterejo terletak agak jauh di sebelah uta­ra Trowulan dan sudah masuk wilayah Kecamatan Sooko, Mojokerto, Jawa Timur.

Situs Klinterejo

Pada situs ini yang nampak sekarang adalah sebidang tanah di tengah sawah yang di kelilingi tembok buat­an baru. Di dalamnya kita dapati bekas kaki candi yang dibuat dari batu andesit berbentuk segi empat dengan panjang sisinya ± 5,60 meter. Di atasnya kita dapati sebuah Yoni yang amat besar. Tingginya 1,22 meter, panjangnya 1,83 meter dan lebarnya 1,91 me­ter. Bagian ceratnya didukung dengan pahatan kepala naga.

Naga atau ular besar merupakan ikon yang sangat penting untuk menggambarkan mitologi alam semesta. Pada masa Jawa Kuno, pahatan naga sering terpahat pada tubuh yoni, miniatur bangunan candi, relief candi, dan pada bangunan candi itu sendiri. Naga yang dipahatkan itu tidak selalu tentang Amertamanthana (Amertamanthana menceritakan terjadinya dunia ini melalui pengadukan laut susu untuk mendapatkan amerta, air kehidupan )  melainkan juga ada yang berkaitan dengan masalah kesuburan dan kepercayaan lainnya.

Yoni ini merupakan peninggalan purbakala yang penting, karena disamping ukurannya yang sangat be­sar juga karena memuat pahatan angka tahun 1294 caka. Tahun Masehi menjadi 1372. Dan angka tahun ini bertepatan dengan meninggalnya Bhre Kahuripan. Oleh karena itu kompleks situs Klinterejo itu bisa di­katakan sebagai candi pemakaman dari Bhre Kahuri­pan atau Tribuwana Tunggadewi ialah ibu dari Hayam Wuruk.

Disamping itu kita dapati juga sebuah batu besar yang merupakan batu prasasti, tapi belum selesai di­kenakan. Di luar tembok kita dapati sejumlah umpak- umpak batu besar. Hal ini menunjukkan bahwa di tempat itu dahulunya ada bangunan pendopo yang tentunya cukup besar pula.

 

Source: situsbudaya.id

Nusantara Indonesia

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.